Sabtu, 31 Mei 2014

Politik

KPU minta Kominfo segera tindak kampanye hitam di media sosial

Sabtu, 31 Mei 2014 | 03.17
KPU minta Kominfo segera tindak kampanye hitam di media sosial
Lembaga pemerintah terkait dengan keamanan penyelenggaraan pilpres 9 Juli nanti melakukan pertemuan. Pertemuan itu membahas jelang persiapan pilpres yang tinggal 40 hari lagi.

"Hari ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) menggelar rapat koordinasi terkait tahapan Pemilu Presiden (Pilpres) 2014," kata Komisioner KPU Juri Ardiantoro di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (30/5).

Selain membahas persiapan jelang pilpres, kata Juri, pertemuan itu juga membahas semakin maraknya kampanye hitam yang beredar saat ini.

"Rapat koordinasi tersebut juga membahas maraknya black campaign atau kampanye hitam yang terjadi, termasuk dalam dunia maya," ujarnya.

Dalam rapat tertutup itu, Juri menjelaskan, membahas maraknya kampanye hitam lewat sosial media yang masuk ke ranah Kominfo. Kominfo pun didesak agar bisa menindak akun-akun yang bersangkutan. Sedangkan untuk kampanye hitam yang dilakukan lewat spanduk atau baliho, lanjut Juri, itu akan diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Kita meminta Kominfo agar situs-situs yang mengandung unsur kampanye hitam diblokir saja, kemudian terhadap kampanye hitam yang bukan di media sosial itu ranahnya kepolisian yang menindak," terangnya.

Sementara untuk KPI sendiri juga dalam waktu dekat akan memanggil para pasangan capres-cawapres beserta timnya untuk melakukan sosialisasi terkait iklan kampanye yang diperbolehkan. "Nanti KPI akan undang semua pasangan, akan diberikan pemahaman agar tahu aturan mainnya dalam iklan kampanye," pungkasnya.
Komentar
 
MORE
  • LIFE & STYLE
  • RAMADHAN
  • NEWS
  • POLITIK