Minggu, 20 Oktober 2013

Demokrat Nasional

SBY Minta BIN Klarifikasi Kabar Penculikan Mantan Ketum Demokrat

Minggu, 20 Oktober 2013 | 22.56
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyayangkan informasi sesat dan tidak bertanggungjawab yang beredar soal penculikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Prof Subur Budisantoso oleh Badan Intelejen Negara (BIN).
Subur dikabarkan diculik saat akan menghadiri diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), yang digagas oleh Anas Urbaningrum.

"Presiden SBY telah meminta BIN untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi kepada masyarakat agar menjadi jelas permasalahannya," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Sabtu 19 Oktober 2013.

Melalui Julian, Presiden SBY meminta tidak boleh ada fitnah yang dibiarkan dan disebarkan tanpa pertanggungjawaban.

"Hukum harus ditegakkan demi kebenaran dan keadilan," katanya.

Menurut informasi yang dihimpun, saat ini Subur tengah berada di Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebelumnya, melalui jejaring sosial YouTube, moderator diskusi mingguan PPI M Rahmad yang juga bekas Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat ini menginformasikan ketidakhadiran Subur Budisantoso dalam diskusi 'Dinasti Versus Meritokrasi Politik' dikarenakan dijemput oleh BIN. (viva.co.id)
Komentar
 
MORE
  • LIFE & STYLE
  • RAMADHAN
  • NEWS
  • POLITIK